Kamis, 21 Februari 2008

PANDUAN PRAKTIS UNTUK JARINGAN


Panduan praktis ini memberikan sedikit gambaran Tentunya dengan menyesuaikan ketentuan-ketentuan internasional yang berlaku.. kepada teknisi jaringan, manajer network, dan end user, yang membutukan pengertian teknis dan non-teknis mengenai perencanaan sampai implementasi grand design networking dan internet connection. Sehingga dapat memahami kebutuhan suatu jaringan dan berbagai prasyarat untuk membuat suatu jaringan sesuai dengan kebutuhannya. Setelah melewati tahap perencanaan dan mengatahui kebutuhan jaringannya, Panduan praktis ini juga berisi prosedur untuk menghubung-hubungkan berbagai media network backbone yang telah dipilih tersebut, Sehingga jaringan menjadi bekerja (Up and Running) dan siap untuk menangani kebutuhan komputasi terdistribusi yang sangat tinggi pada saat ini.

Klasifikasi Jaringan


Klasifikasi jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu :

· Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

· Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

· Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

· Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

Namun secara umum, dan pada praktisnya pada saat ini kita mengenal jaringan ada dua yaitu : LAN dan WAN :

MENGENAL LAN (LOCAL AREA NETWORK)

Sebelum masuk kita untuk mengenal LAN, terlebih dahulu kita mengetahui ciri-ciri dari sebuah jaringan komputer :



  1. Berbagai perangkat keras (Hardware)


  2. Berbagai perangkat lunak (software)


  3. Berbagai saluran komunikasi (internet)


  4. Berbagi data dengan mudah


  5. Memudahkah komunikasi antar pemakai (jaringan)

Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komuter yang saling dihubungkan bersama didalam satu area tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara gars terdapat dua tipe jaringan atau LAN yaitu jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun sever, sedangkan pada jaringan client-server hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tie jaringan tersebut masing-masing akan dijelaskan dipertemuan berikutnya.


LAN tersusun dari beberapa element dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :




  1. Komponen fisik : Personal computer (PC), Network Interfice Card (NIC), Kabel Topologi Jaringan.


  2. Komponen sorfware : Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Drive, Protocol Jaringan.


Tipe Pengkabelan


Terdapat bebeberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk mengaplikasikan windows, yaitu :




  1. Thin Ethernet (Thinnet) atau thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih mudah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0,5-185 M dan maximum 30 komputer terhubung.


  2. Thick Ethernet (Thicknet) dengan thick ethernet atu thick net, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya keadaan kabel ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan thinnet, pada thick net digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX, panjang kabel transceiver maximum 50 M, dengan maximum 100 transceiver terhubung.


  3. Twisted Pair Ethernet kabel twisted pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu Shielded dan Unschiclded. Shielded adalah jenis kabel yang memiiki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempnyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau Rj-45.

Pada twisted pair (10 based) network, komputer disusun membentuk suatu pola star, setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair pada umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coaxial karena HUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.